va

va'feb

Senin, 14 Oktober 2013

bahasa indonesia 2,tugas kedelai



BAB I 

PENDAHULUAN


        1.1  LATAR BELAKANG
Kedelai merupakan tanaman yang sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Dan memiliki banyak  kandungan serat yang tinggi.selain itu kedelai mempunyai nilai ekonomi yang tinggi ,yang dapat di jadikan sebagai sumber penghasilan bagi masyarakat .khususnya bagi masyarakat yang mempunyai lahan kosong ,petani,dan sebagian orang yang ingin bekerja di sektor pertanian.

 
       1.2  RUMUSAN MASALAH
                 1.2.1   Apa yang dimaksud dengan kedelai?
                 1.2.2   Apa baik dan buruknya kedelai ?
                 1.2.3   Apakah kedelai yang baik itu ? 
                 1.2.4   Apa saja manfaat dari kedelai ?


      1.3  TUJUAN
            Untuk mengetahui cara pembudidayaan kedelai yang baik dan mudah . serta memberikan solusi dalam pengolahan kedelai sehingga produk – produk yang dihasilkan tidak hanya bahan mentah saja(biji kedelai) tapi berupa bahan olahan yang bernilai eknomi lebih tinggi.



 BAB II
 PEMBAHASAN
 2.1  Pengertian Kedelai

                Kedelai memiliki sejarah panjang di dataran Asia sejak ribuan tahun yang lalu, dan kini menjadi obyek yang paling menggiurkan dalam perkembangan dunia modern. Di wilayah Asia Timur diperkirakan kedelai sudah dibudidayakan sejak kira-kira 3500 tahun silam, memasuki abad ke 20 Amerika Serikat menjadi negara penghasil utama kedelai yang kemudian posisinya tergantikan oleh Brazil di tahun 2013 ini.

              Dipastikan bahwa masyarakat Indonesia dalam mengkonsumsi produk olahan kedelai adalah pengaruh dari budaya Cina. Produk olahan tersebut misalnya adalah tahu, tempe, kecap, dan susu kedelai. Semua ini membawa pengaruh yang besar pada sejarah masyarakat Indonesia dalam pola makan yang terkait dengan kesehatan, isu-isu pertanian yang kemudian terkait dengan isu-isu lingkungan versus kesejahteraan penduduk, hubungan produsen-konsumen hingga akhirnya terkait dengan politik perdagangan agrobisnis.
              Mendengar kata kedelai tentu yang terbayang oleh kita adalah makanan. Dalam sejarah manusia, makanan menjadi hal sentral untuk analisa problematika manusia sejarah keseluruhan. Dalam sudut pandang flsafat, rincian tentang pangan sudah mulai dibahas sejak era Plato. Filsuf yang hidup di abad ke 4 SM ini membahasnya dengan detail dalam bukunya yang terkenal: Republik. Begitu pula dalam setiap agama; Islam mislanya yang menekankan pentingnya mengkonsumsi makanan yang baik, bukan cuma baik secara moral maupun secara legal, tapi juga baik untuk kesehatan. Sejauh manakah masyarakat kita memahami tentang baik-buruknya kedelai? Sejauh mana negara memperhatikan hajat hidup masyarakatnya dalam persoalan kedelai ini?

2.2 Baik dan Buruknya kedelai

               Berdasarkan penelitian Dr. Joseph Mercola yang dimuat dala harian Huffington Post, kedelai dapat berakibat buruk bagi kesehatan manusia, diantaranya adalah: Goitrogen yang mengganggu fungsi tiroid, dan beresiko menyebabkan kanker tiroid. Untuk itulah mengapa bayi disarankan untuk tidak mengkonsumsi susu formula olahan kedelai sama sekali. Asam Phytic yang dapat menghalangi penyerapan mineral. Nitrat yang bersifat karsinogen yang jika residu menumpuk melampaui ambang batas akan menjadi penyebab kanker. Juga konsentrasi phytoestrogen, aluminium, mangan, dan omega 6 dalam kadar sangat tinggi. Jika itu berlebihan dikonsumsi anak malah justru akan mengakibatkan berbagai gangguan kesehatan yang amat serius. Phyoestrogen sendiri bertanggug jawab dalam menyebabkan produksi estrogen yang berlebih, jika ini menimpa laki-laki maka sifat maskulin akan berkurang drastis seperti menurunnya kadar sperma, bahkan bisa menyebabkan lemah syahwat.
              Dengan bioteknologi tepat guna, semua dampak buruk dari kedelai tersebut bisa dikurangi. Bahkan malah justru bisa mendatangkan manfaat yang besar. Kedelai yang difermentasi secara tradisional menjadi produk olahan seperti tempe, kecap, tauco, dan lainnya, secara berlawanan justru menguntungkan untuk kesehatan manusia yang mengkonsumsinya. Olahan kedelai yang difermentasi tersebut kaya akan kandungan vitamin K2 yang jika dikombinasikan dengan vitamin D dapat menjadi pencegah penting penyakit-penyakit seperti osteoporosis, kardiovaskular, dementia, dan berbagai jenis kanker. Demikian, atas keuntungan-keuntungan yang kita peroleh dalam mengkonsumsi produk kedelai fermentasi, apa lantas kita bisa bernapas lega?


2.3   Kedelai yang baik itu 
 
            Kedelai yang baik adalah kedelai yang tumbuh secara alami, campur tangan manusia hayanya sebatas pada penyediaan lahan, penyiapan lahan, perawatan, dan pemupukan secara organik. Jika melampaui itu, dengan memanfaatkan pestisida untuk membunuh penyakit yang menyerang tanaman, tentu kualitas kedelai akan menurun drastis. Pestisida adalah racun yang bersifat residu, jika terlalu sering mengkonsumsi kedelai yang mengandung racun pestisida akan menumpuk menjadi racun yang berbahaya bagi tubuh manusia.
            Apalagi jika bicara produk kedelai hasil rekayasa genetik (transgenik.) Masih menjadi perdebatan yang alot hingga dewasa ini tentang dampak negatif dari produk kedelai hasil rekayasa genetik Mengingat bahaya bagi kesehatan manusia dan dampak buruk bagi lingkungan, Masyarakat Eropa menyikapi hal ini dengan melarang penuh semua produk GMO (genetically modified organism, GMO). Diikuti dengan Rusia dengan mempertimbangkan untuk melarang semua produk transgenik pada september tahun ini. Masyarakat eropa yang tingkat pendidikannya diatas rata-rata dan kesadaran politik yang tinggi, bisa mempengaruhi pembuat kebijakan untuk melarang, atau minimal memberi batasan yang jelas mengenai produk kedelai yang baik (kedelai organik) dan yang tidak baik (kedelai transgenik.)
            Tanaman kedelai transgenik paling terkenal adalah hasil rekayasa korporat raksasaa Amerika, Monsanto. Monsanto punya sejarah panjang dalam memproduksi pestisida agent orange hingga DDT yang belakangan menjadi ilegal karena dampak bahayanya bagi manusia dan lingkungan. Monsanto inipula produsen glyphosate terbesar. Glyphosate adalah herbisida pembasmi gulma, membayangkan racun ini menumpuk dalam tubuh ketika memakan kedelai ini sudah bikin ngeri, apalagi dengan DNA kedelai yang sudah diacak-acak? Ya, selain menjual herbisida glyphosate, Monsanto juga melengkapi produksinya dengan menjual benih kedelai yg sudah disisipi bakteri anti-glyphosate. Diskenariokan, herbisida akan membunuh gulma saja, sedangkan tanaman kedelai trasgenik akan bertahan dari herbisida. Dengan kombinasi DNA yang tidak normal, dimakan hewan ternak yang amat mungkin gen kedelai transgenik bermutasi dalam tubuh hewan ternak, dan kemudian susu hewan tidak normal tersebut dikonsumsi manusia, ini adalah rantai makanan yang terjadi. Apalagi jika mengkumsi daging hewan tersebut yang sudah terkontaminasi racun, lengkap kiranya bahaya bagi manusia sebagai puncak rantai makanan. Apalagi jika manusia langsung mengkonsumsi produk kedelai transgenik itu, seperti manusia Indonesia. 


2.4  Manfaat Kacang Kedelai
Dilihat dari harganya, kedelai merupakan bahan pangan yang murah dan bergizi. Dengan mengkonsumsi tiap hari dapat membantu mencegah berbagai macam penyakit. Beberapa manfaat yang bisa dipetik dari kedelai adalah sebagai berikut :
1.  Zat Pembangun
Kedelai banyak mengandung protein yang berfungsi sebagai pembangun tubuh. Selain  untuk perkembangan sel- sel otak pada anak – anak, protein kedelai juga menyehatkan tubuh, meningkatkan stamina, dan produksi sel tubuh yang baik.
2. Mengurangi Gejala Menopause
Kandungan kedelai berupa fitoestrogen dan isoflavin dapat membantu memberikan rasa nyaman saat gejala menopause datang. Menopause terjadi karena kadar estrogen tubuh berkurang, sehingga menyebabkan kulit  kering, emosi tak stabil, dan depresi. Maka dengan memperbanyak konsumsi protein kedelai membantu kebutuhan untuk bertahan dari efek gejala menopause.
3.  Mencegah Osteoporosis
Peptida hasil kedelai dicerna dalam tubuh ternyata mengandung banyak kalsium. Dan dengan bantuan produksi kalsium dari kedelai dapat membantu kita mencegah osteoporosis. Kedelai dapat membantu anak – anak menambah asupan kalsium selain dari susu berkalsium.
4. Mencegah Atherosclerosis
Karbohidrat berupa serat kasar yang terdiri dari zat – zat pembakar lemak dalam tubuh, usus, atau pembuluh darah. Karbohidrat jenis ini yang terkandung dalam kedelai  yang bisa mencegah Atherosclerosis.
5. Anti Aging
Kandungan isoflavin dalam kedelai ternyata bersifat anti aging. Senyawa ini akan larut dalam air. Isoflavin sangat baik untuk membantu menangkal radikal bebas penyebab penuaan dini.
6. Mencegah Kanker
Isoflavin adalah kandungan ajaib dalam kedelai yang mampu mencegah penyakit seperti : kanker payudara, usus besar, kanker prostat, paru – paru, kanker perut ataupun rahim.

BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan 

Kedelai (kadang-kadang ditambah "kacang" di depan namanya) adalah salah satu tanaman polong-polongan yang menjadi bahan dasar banyak makanan dari Asia Timur seperti kecap, tahu, dan tempe. Berdasarkan peninggalan arkeologi, tanaman ini telah dibudidayakan sejak 3500 tahun yang lalu di Asia Timur. Kedelai putih diperkenalkan ke Nusantara oleh pendatang dari Cina sejak maraknya perdagangan dengan Tiongkok, sementara kedelai hitam sudah dikenal lama orang penduduk setempat. Kedelai merupakan sumber utama protein nabati dan minyak nabati dunia. Penghasil kedelai utama dunia adalah Amerika Serikat meskipun kedelai praktis baru dibudidayakan masyarakat di luar Asia setelah 1910.Kedelai merupakan tanaman yang mudah untuk dibudidayakan, Kedelai juga merupakan tanaman yang sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Dan memiliki banyak  kandungan serat yang tinggi.selain itu kedelai mempunyai nilai ekonomi yang tinggi .

 3.2 Saran
1.Untuk mendapatkan kedelai yang lunak maka rebus kedelai selama 2 jam.
2.Untuk mendapatkan cairan kedelai yang bersih lalukan penyaringan 2 kali .
3.jangan menaburkan bibit jamur ketika kedelai masih panas karena hal itu akan membunuh bibit
4.untuk mendapatkan hasil panen yang baik maka gunakan lah bibit dengan varietas unggul.
5.Dalam memanen kedelai cabut batang beserta daunnya kemudian keringkan agar awet.

Sumber
http://friskacha.blogspot.com/2012/11/makalah-budidaya-kedelai.html
 

feed counter

Website counter

shabby

Pengikut